MAKALAH


PENYAKIT HATI DAN OBATNYA

Diajukankepadadosenpengampu:

Bapak. MOCH. CHOLID WARDI, M.H.I.






Disusunoleh:

Kelompok 1
1.     Ach. RizkiEfendi                           (18383021004)
2.     AchmadFathorRozi             (18383021006)
3.     AinurRizqiFirmansah                   (18383021016)
4.     FathorRohman                              (18383021064)
5.     Edi Sutrizno                                  (18383021049)



PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH
JURUSAN EBIS
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
2018-2019



KATA PENGANTAR


Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Saya panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan Makalah ini.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memper lancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan makalah ini.
Kami  menyadari bahwa makalah ini belum lahsempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang bersifat membangun sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini. Atas perhatiannya kami ucapkan banyak terimakasih.


                                                Pamekasan,24 September 2018


                                                                        Kelompok





















DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR...................................................... i
DAFTAR ISI..................................................................... ii
BAB I : PENDAHULUAN
1.     Latarbelakang.............................................................. 1
2.     Rumusanmasalah........................................................ 1
3.     Tujuan......................................................................... 1

BAB II : PEMBAHASAN
A.   Pengertianpenyakithati................................................ 2
B.   Gejalapenyakithati...................................................... 3
C.   Macam-macampeyakithati.......................................... 5
D.   Obat/penyembuhanpenyakithati................................. 7

BAB III : PENUTUP
A.     Kesimpulan................................................................. 9
B.     Saran........................................................................... 9

DAFTAR PUSTAKA....................................................... 10


 BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Setiap manusia mempunyai penyakit hati,yang mana harus tetap di jaga agar tidak terserang prnyakit.maka jiwa seseorang akan merasa tidak nyaman karena hati merupakan sumber utama bagi manusia untuk bertindak. Hati yang sudah terserang penyakit akan membuat seseorang semakin jauh dari Allah SWT.
Penyakit hati ini sangat penting di bahas,karena dengan adanya pembahaan ini kita bisa mengetahui apa penyakit hati, macam-macamnya dan cara mengobatinya serta bisa berhati-hati untuk menjaga hati agar tetap bersih.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud penyakit hati?
2.      Gejala-gejalaapa saja yang mempengaruhi penyakit hati?
3.      Apa saja macam-macam penyakit hati?
4.      Apa saja obat penyakit hati?

C.    TUJUAN MASALAH
1.      Untuk mengetahui definisi penyakit hati.
2.      Untuk mengetahui gejala-gejala penyakit hati.
3.      Untuk mengetahui macam-macam penyakit hati.
4.      Untuk mengetahui obat penyakit hati.



BAB II
PEMBAHASAN

A.      Pengertian Penyakit Hati
Penyakit hati adalah perasaan tidak enak yang muncul di dalam diri manusia sehingga menyebabkan hatinya menjadi terasa tidak tenang, gelisah, dan was-was. Perasaan tidak enak itu mirip sebuah virus yang sering menyerang komputer. Ia muncul karena adanya ‘sesuatu’ yang tidak beres di dalam hati dan pikiran manusia. Tidak peduli laki, perempuan,tua, muda, besar, kecil, maupun kaya-miskin.
Jika hati dan pikiran manusia itu telah diserang oleh virus yang membahayakan iman-islam tersebut maka sulit bagi manusia untuk bisa mengendalikannya,apalagi untuk menghilangkannya.sebab,sekali ia telah menempel di dalam hati dan pikiran manusia, semakin sulit bagi manusia untuk menghalau roses penyebarannya.
Menurut para musallaf, orang-orang yang hatinya sedang sakit itu biasanya sering mengalami kesulitan untuk mengendalikan emosinya.sebab, emosi orang yang hatinya sedang sakit itu sangat tidak stabill. Karema itu, ia gampang sekali goyah. Hal itu terjadi karena orang yang hatinya sedang sakit itu sering mengalami kesulitan dalam melihat hakikat dari sesuatu persoaalan atau situasi yang sedang terjadi di hadapaannya. Akibatnya, ia gampang sekali terpancing emosi, dan terkadang larut dalam situasi yang sedang terjadi saat itu.
Lihat saja, misalnya, bagaimana sikap orang-orang yang hatinya sedang terbakar oleh nafsu amarah. Selain emosinya suka meledak-ledak, akal sehatnya pun terkadang tidak bisa berfungsi dengan baik. Padahal dia sudah tau,misalnya, bahwa agama islam-islam tidak membenarkan-apalagi menghlalalkan bagi para pemeluknya untuk melampiaskan kemarahan dalam bentuk apapun, meski saat itu ia sedang dalam posisi yang benar.[1]


Jadi dpat disimpulkan bahwa penyakit hati adalah perasaan tidak enak yang muncul dalam diri manusia yang disebabkan oleh virus(hawa nafsu dan bisikan setan) sehingga hati menjadi kaku, beku, bahkan mati alias tidak bisa berfungsi dengan baik. Orang yang terkena penyakit hati ini biasanya tidak bisa dinasehati dan menganggap semua perbuatannya paling benar.

B.   Gejala-gejal penyakit hati
Setiap penyakit itu pasti ada tandanya.lewat tanda itulah seorang dokter,misalnya, bisa mengenali dan memutuskan untuk melakukan langkah-langkah diagnosis yang tepat untuk pasiennya. Adapun tanda yang di maksud dalam tulisan ini adalah ciri-ciri atau gejala awal yang menyertai sebelum munculnya rasa sakitatau rasa tidak enak pada diri si penderita tersebut. Berikut adalah gejala-gejala penyakit hati:
          i.            Sulit kendalikan nafsu
            Pertanyaannya sekarang ialah apa ciri-ciri orang yang telah terkena  viruspenyakit hati itu? Tanda-tanda atau gejala awal seseorang itu tela di serang penyakit hati diantaranya adalah penderita sering mengalami kesulitan untuk melemahkan hawa nafsunya sendiri. Sebab, hawa nafsunya sangat tidak stabil.
            Menurut salafus shalih, sejak di ciptakan di muka bumi, manusai sebetulnya telah di anugerahi tiga hawa nafsu dalam dirinya. Yaitu nafsu lawwamah (nafsu antara kebaikan dan keburukan), nafsu ammarah (nafsu yang condong pada perbuatan buruk) dan nafsu muthma’innah (yakni, keinginan yang bersih dari keburukan dan selalu merasa tentram dalam kesucian)
           ii.            Menolak jalan kebenaran
            Adapun cara lain untuk mengetahui apakah seseorang telah di serang oleh virus penyakit hati atau tidak, bisa dilihat dari kondisi lahiriah si penderita.Salah satu indikasi kalau seseorang itu sudah terjangkit virus penyakit hati yang suka menolak jalan kebenaran adalah ia sering merasa ares-aresan (malas alias tidak punya semangat) untuk menegakan syari’at agama. Misalnya, perintah untuk menegakan shalat dan mendoakan keselamatan untuk makhluk lain.
    iii.            Tidak mau belajar
            virus penyakit hati gampang tumbuh subur di dalam diri manusia. Terutama ketika ia sedang dihadapkan dengan masalah atau ujian. Semakin besar masalah yang datang, semakin besar pula penyakit virus itu tumbuh di dalam hati dan fikiran orang-orang yang sedang di uji dengan masalah tersebut.
         iv.            Medustai Allah SWT
            Pada umumnya, orang yang hatinya sedang diliputi oleh virus penyakit hati itu tidak tahu kalau dirinya sedang sakit. Sebab, virus penyakit hati itu pergerakannya tidak tampak. Ia bersifat sangat tersembunyi. Hanya orang-orang yang mendapatkan amanah khusus dari Allah SWT sajalah yang bisa mengetahui apakah di dalam diri seseorang itu ada virus penyakit hati atau tidak.
Sesuai dengan firman Allah dalam Al-qur’an surah Al-baqarah ayat:10
فِى قُلُوْبِهِم مَّرَضٌ فَزَادَهُمُ اللهُ مَرَضًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ بِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ.
Dalam hati mereka ada penyakit,lalu di tambah Allah penyakitnya;dan bagi mereka siksa yang pedih,disebabkan mereka berdusta.[2]











C.    Macam-Macam Penyakit Hati
Menurut buku managemen kalbu karangan Ibnu qayyim. Penyakit hati terbagi menjadi dua kategori:
a.       Penyakit Hati Besar
                      i.            Kebodohan
 Kebodohan disini yang dimaksud adalah kebodohan dalam memahami agama seperti yang terjadi pada zaman jahiliyah.
Menurut Uwes al-qorni  kebodohan terbagi menjadi dua macam:
-          Bodoh bafith:kebodohan seseorang dalam meyakini sesuatu yang di yakininya, karena dia benar-benar tidak tahu, seperti orang-orang jahiliyah yang memilih tuhan yang mereka sembah serta keyakinan mereka tentang benar tidaknya hukum yang mereka ciptakan sendiri
-          Bodoh murakkab:kebodohan seseorang dalam meyakini sesuatu yang di yakininya dan dia benar-benar meyakini kebenaran itu sehingga sangat sulit dihapuskan. Seperti para yahudi dalam meyakini bahwa uzair adalah anak Allah.
Sesuai dengan Hadis
الاوان فئ السد مضغة اذاصلحث صلح الجسد كله ؤاذافسدث فسدالجسد كله الاؤهئ القتب
Artinya:ingatlah sesumgguh nya di dalam tubuh kalian ada segumpal daging;bila ia baik, maka akan baik seluruh badannya. Ingatlah itu adalah hati (HR.Imam Al-Bukhari)[3]

                  ii.            Subhat
-          Menurut KBBI subhat diartikan sebagai keraguan-keraguan /kekurang jelasan tentang sesuatu (apakah halal atau haram) karena kurang jelas statusnya
-          Menurut istilah syar’i , adalah ketidak jelasan atau kesamaan, hingga tidak bisa diketahui halal haramnya sesuatu secara jelas. Subhat dikategorikan sebagai penyakit hati karena jika subhat tidak dijauhi maka akan senantiyasa terjerumus kedalam perkara yang diharamkan. Contohnya seperti rokok, yang tidak disebutkan dalam Al-qur’an dan sunnah
                iii.            Keraguan
-          Ragu(keraguan) adalah sesuatu keadaan tidak cukup hati dalam mengambil suatu keputusan, atau kebimbangan antara iya atau tidak. Pada dasarnya sifat ragu ini adalah tipu daya setan yang hanya datang kepada orang yang lemah imannya.
                iv.            Syahwat
-          Kalimat syahwat berasal dari Bahasa arab yakni:syahiya-syahayasyha-syahwatan sedangkan pengertiannya adalah kecendrungan jiwa terhadap  apa yang di kehendakinya,dalam artian syahwat bukan hanya di kategorikan kepada sex saja.kesenangan terhadap harta, anak-anak kendaraan dan sebagainya juga termasuk dalam kategori syahwat.syahwat di kategorikan sebagai penyakit hati karena syahwat di ibaratkan seprti anak-anak,jika di lepas maka ia akan melakukan apa saja tanpa kendali,karena anak-anak hanya mengikuti dorongan kepuasan, belum mengerti tanggung jawab.seperti contoh orang yang selalu bersyahwat kepada harta dan      jabatan mereka akan melakukan semua cara untuk mendapatkan nya sehingga mereka lupa pada agamanya, haram-halal nya
b.      Penyakit hati kecil
                      i.            Sedih
                    ii.            Gundah
                  iii.            Resah dan Marah[4]
3. Congkak (sombong)

Congkak merupakan penyakit hati bagi para raja.dan merupakan penyakit yang menggambarkan keagungan palsu, tinggi diri, angan-angan melambung di angkasa. Orang-orang disepelehkan seolah-olah pantas diinjak.
Congkak yang paling berbahaya ialah congkak lantaran menampik ketika kebenaran disajikan atau ia tidak menampik, tetapi ia enggan mengikuti kebenaran. Laksana perilaku kaum kafir disaat islam di dengungkan di kota mekkah

D.      Obat / Penyembuhan Penyakit Hati
a.       Al-qur’an
Al-qur’an adalah obat dari segala penyakit baik itu rohani ataupun jasmani.untuk mengobati penyakit hati dalam akhlaq tasawuf,bisa dengan membaca atau mendengarkan ayat-ayat sui Al-qur’an. Al-qur’an sendiri juga menjelaskan di dalam nya bahwa Al-qur’an itu berfungi sebagai obat dan rahmat dari Allah SWT.
b.      Shalat
Shalat adalah amal yang pertama kali diminta pertanggung jawaban oleh Allah SWT. kelak, dengan shalat hati menjadi terasa tenang dan tentram.dengan demikian,penyakit-penyakit yang ada di hati kita secara langsung akan terhapuskan walaupun sedikit demi sedikit.
c.       Membersihkan hati dengan dzikrullah
Hati yang senantiasa melakukan dzikrullah laksana sebidang tanah pertanian yang selalu di sirami air bersih dan diberi pupuk kandang atau orea, tentu akan menjadi kawasan yang subur dan menghasilkan tanaman yang indah dan bersih.banyak berdzikir kepada Allah SWT. Membuatseseorag bersih dari sifat munafik.karena orang-orang munafik sedikit berdzikir kepadanya.
d.      Do’a
Do’a adalah salah satu obat yang paling ampuh untuk menyembuhkan penyakit hati.ia bisa menghadang bencana dan menanggulanginya.ia sanggup mencegah turunnya bencanan, memecahkan nya atau meringankan nya ketika bencana sudah turun.
e.       Wudhu  
Wudhu juga bisa dijadikan obat untuk penyakit hati.penyakit hati diantara nya yaitu marah.jika kita dalam keadaan marah kemudian kita berwudhu hati kita akan terasa lebih tenang.adanya kesadaran akan melahirkan ketersambungan hati dengan Allah SWT.saat berkumur-kumur misal nya, sadari dan niatkan bahwa air yang masuk ke mulut bukan sekedar membersihkan kotoran lahir,tapi juga dosa-dosa yang pernah terucap lewat lisan.demikian pula saat mencuci telapak tangan,membersihkan lobang hidung,membasuh muka,membasuh tangan
sampai siku,dan sebagai nya.niatkan sebagai sarana pembersihan dosa yang ada pada bagian-bagian tubuh tersebut.[5]






BAB III
PENUTUP
A.  KESIMPULAN
Penyakit hati adalah  perasaan tidak enak yang muncul didalam diri manusia sehingga menyebabkan hatinya terasa menjadi tidak tenang,gelisah, dan was-was. Perasaa tidak enak itu mirip seperti virus yang sering menyerang kompuer. Ia muncul karena adanya  sesuatu yang tidak beres  di dalam hati dan fikiran manusia. Tidak peduli laki-perempuan, tua-muda, besar-kecil, kaya-miskin.
Gejala-gejala penyakit hati ada empat: yang pertama. sulit kendalikan hawa nafsu. Kedua. Menolak jalan kebenaran. Ketiga. Tidak mau belajar. Keempat. Mendustai AllahSWT.
Macam-macam penyakit hati diantaranya adalah:
a.       Kebodohan
b.      Subhat
c.       Keraguan
d.      Syahwat
e.       Sedih
f.       Gundah
g.      Resah marah
h.      Congkak
Obat penyakit hati
a.       Al-qur’an
b.      Shalat
c.       Membersihkan hati dengan dzikrullah
d.      Do’a
e.       wudhu

B.  SARAN
            Manusia tidak luput dari keslahan dan rasa khilaf. Barangkali hanya ini yang dapat saya ungkapkan. Jika ada kesalahan materi maupun merugikan pihak-pihak tertentu saya meminta kritik dan sarannya, kritik maupun sarannyan sangatlah penting untuk pengintrospesikan diri melengkapi makalah ini. Terima kasih.




DAFTAR PUSTAKA

Ahma Barozi, S.Ag. Penyakit hati. (depok: Ar-ruz media 2006), hlm. 7-9.

Al-qur’an surah Al-baqarah ayat:10

Ibnu qayyim Al-jauziyah.  Manegemen qolbu. (sampang: PT. Darul falah 2006), hlm. 9.

HR. Al-bukhari

Prof. Dr. M. Faiz Al-mafth. 1996. Puncak kaum sufi. (Surabaya: Pustaka progrosif 1996), hlm.239.

https//achsufee.blogspot.com





[1]Ahmad Barozi, S.Ag. Penyakit hati(depok: Ar-ruzmedia 2006), hlm. 7.
[2] Ahmad barozi. S. Ag. Penyakit hati(depok: Ar-ruzmedia 2006), hlm. 8-9.
Al-qur’an Al-baqarah ayat: 10
[3] Hadis riwayat al-bukhari
[4]Ibnu qayyim al-jauziyyah. Manegemen qolbu. (sampang: PT. Darul falah  2016), hlm. 9.
Prof Dr. M. Faiz Al-mafth. Puncak kaum sufi (Surabaya: Pustaka progrosif 1996), hlm. 239.
[5] https//achsafee.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini